<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jejak Jariku</title>
	<atom:link href="http://assyaukani.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://assyaukani.com</link>
	<description>Marketing, IT &#38; Leadership</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 May 2012 09:18:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='assyaukani.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jejak Jariku</title>
		<link>http://assyaukani.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://assyaukani.com/osd.xml" title="Jejak Jariku" />
	<atom:link rel='hub' href='http://assyaukani.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Lebaran Berbeda Lagi&#8230; Kebodohan Lain Lagi</title>
		<link>http://assyaukani.com/2011/08/29/lebaran-berbeda-lagi-kebodohan-lain-lagi/</link>
		<comments>http://assyaukani.com/2011/08/29/lebaran-berbeda-lagi-kebodohan-lain-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Aug 2011 13:19:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>assyaukani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesiaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assyaukani.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[Kamar 212, Asrama Insan Cendekia &#8220;Tapi agama ga bisa diperlakukan seperti itu Kani, itu sama saja kita merasa bahwa kita lebih pintar dari Allah, naif sekali&#8221;, ujar Andi (bukan nama sebenarnya) salah seorang temanku. &#8220;Andi, maksud ustadz Wahfiudin tu benar, memang jaman dahulu rosul menganjurkan untuk menggunakan rukyat karena memang teknologi seperti satelit maupun ilmu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=221&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Kamar 212, Asrama Insan Cendekia</em></strong></p>
<p>&#8220;Tapi agama ga bisa diperlakukan seperti itu Kani, itu sama saja kita merasa bahwa kita lebih pintar dari Allah, naif sekali&#8221;, ujar Andi (bukan nama sebenarnya) salah seorang temanku.</p>
<p>&#8220;Andi, maksud ustadz Wahfiudin tu benar, memang jaman dahulu rosul menganjurkan untuk menggunakan rukyat karena memang teknologi seperti satelit maupun ilmu falak belum berkembang&#8221;, jawabku menjelaskan, &#8220;Dengan adanya teknologi ini kan bisa jauh mempermudah kita sekarang&#8221;.</p>
<p>&#8220;Itu berarti sama aja kamu merasa teknologi itu melebihi dalil hadis yang sudah ada? jelas-jelas sudah rosul sudah jelaskan, dalam menentukkan idul fitri adalah dengan cara melihat bulan alias rukyat, kalo tidak terlihat maka kita genapkan 30 hari&#8221;, ngotot si Andi.</p>
<p>&#8220;Tapi&#8230;&#8221;, potongku, &#8220;ya sudahlah sepertinya diskusi ini akan menjadi sangat panjang bila dilanjutkan&#8221;.</p>
<p>=== *** ===</p>
<p>Menyaksikan sidang isbath di  TV One untuk menentukkan lebaran membuatku merasa de javu pada salah satu potongan kisah hidupku di atas. Sebuah diskusi (atau lebih tepatnya perdebatan) mengenai &#8220;Mengapa lebaran kita seringkali berbeda&#8221; yang amat sangat panjang dan melelahkan walaupun akhirnya diakhiri pada kesepekatan untuk tidak sepakat.</p>
<p>Saya bosan dan jengah dengan &#8220;ketidakkompakan&#8221; umat ini menentukkan hari besarnya sendiri. Saya bukan orang yang anti dengan khilafiyah (perbedaan pendapat), tapi untuk sesuatu yang bisa kita sepakati bersama untuk kebaikan umat maka kenapa tidak kita usahakan agar sepakat. Para pemimpin agama selalu berusaha bijaksana mengatakan bahwa &#8220;perbedaan ini adalah rahmat&#8221; dan kalau saya mengatakan itu adalah <em>bullshit</em>.</p>
<p>Agak kasar sih, tapi emang saya kesal dengan perbedaan ini. Saya berbicara bukan karena intensi pribadi, saya hanya merasa bahwa kita bisa berbuat lebih jika kita mendahulukan kepentingan dan maslahat umat. Jujur saya malu dengan agama lain dengan perbedaan ini&#8230; &#8220;ah umat islam, nentuin hari lebaran aja ga bisa akur, payah&#8221;.</p>
<p>Lebaran atau idul Fitri adalah hari yang sangat spesial bagi umat islam khususnya Indonesia. Dalam merayakan hari spesial ini tentu banyak persiapan yang harus dilakukan. Pengurus masjid harus menyiapkan lapangan, tiker, khatib dsb untuk  persiapan shalat Ied. Instansi-instansi pemerintah maupun swasta sudah mempersiapkan berbagai acara untuk penyambutan meliputi sewa tempat dan peralatan logistiknya. Nah coba bayangkan jika persiapan-persiapan itu harus berada di bawah bayang-bayang ketidakpastian. Bayangkan kalo ada yang mau sewa tempat bilangnya begini, &#8220;Pak saya mau sewa tempat buat perayaan Idul Fitri, tapi tanggalnya belum pasti, bisa senin atau selasa..&#8221;. Lucu kan?</p>
<p>Misalnya juga, pas sidang isbath ini disampaikan bahwa sumber kegaduhan disebabkan SKB cuti bersama di sampaikan tanggal 30 Agustus bukan 1 syawal? sehingga ketika dinyatakan ternyata tanggal 31 agustus maka masyarakat menjadi bingung. namun apakah ini kesengajaan?  Capek deh.. saya malah setuju dengan keputusan cuti bersama dalam masehi, karena memang roda organisasi harus berjalan dalam suatu sistem kepastian waktu. Alangkah lucu jika dikatakan bahwa hari libur akan dimulai pada tanggal 1 syawal&#8230; &#8220;terus itu hari apa?&#8221;, hmmmm &#8220;bisa selasa atau bisa rabu&#8221;, WTF!!.</p>
<p>Di TV saya juga melihat betapa beberapa kepala daerah sudah mempersiapkan kemeriahan dengan tenda besar dan ratusan orang berkumpul bersama kendaraan mereka yang sudah dihias untuk memeriahkan Malam Takbiran dan akhirnya hanya mendengar pengumuman &#8220;Takbiran dilakukan besok malam&#8221;. Pengumuman yang membahagiakan bagi pemilik catering karena mereka akan mendapat order tambahan untuk esok hari dan pihak gedung karena dapat tambahan sewa satu hari, tapi saya tidak melihat kejadian itu melainkan hal yang amat lucu dan memalukan. Bagaimana umat mau maju kalo segala persiapan acara besar harus di persiapkah H-1 sebelum acara? desn&#8217;t make any sense !!.</p>
<p>Well, ketidakpastian bukan semata wayang alasan yang membuat saya ingin adanya kesepakatan antara umat ini. Bukannya akan terasa jauh lebih indah jika kita bersama?. Akan sangat tidak enak jika dalam suatu keluarga besar yang sudah lama tidak bertemu kemudian tidak bisa makan bersama karena berbeda hari lebarannya. Atau ibu-ibu yang terpaksa merubah menu lebarannya menjadi sahur bersama dan harus membeli kembali persiapan lebaran.</p>
<p><strong>Apa sih Sebab Perbedaan Ini&#8230;</strong></p>
<p>Awalnya saya kira sumber permasalahan ini adalah antara penggunaan rukyat vs hisab. NU menggunakan rukyat (melihat langsung bulan) sehingga hanya bisa menentukan lebaran pada h minus satu sedangkan muhammadiyah menggunakan hisab (metode perhitungan) sehingga bisa menentukan lebaran jauh jauh sebelumnya. Pada dasarnya baik kedua metode di atas akan menentukan waktu yang sama namun friksi yang terjadi adalah apabila ketika hasil perhitungan seharusnya bulan sudah terlihat namun langit terlalu &#8220;mendung&#8221; atau bulan terlalu ngumpet (nongolnya dibawah 2 derajat) sehingga tidak dapat terlihat.</p>
<p>Namun  ternyata penyebab dari perbedaan penetapan ini adalah tidak sesederhana memilih antara Rukyat dan Hisab karena baik NU, Muhamadiyyah maupun organisasi lainnya telah menggunakan kedua cara ini. Akar penyebabnya lebih pada perbedaan pendapat mengenai patokan awal penentuan bulan syawal. Misalnya saja kedua pihak hanya menggunakan hisab saja, maka pun akan berbeda.</p>
<p>Perbedaan patokan tersebut karena pihak Muhammadiyah meyakini bahwa pergantian bulan harus mengikuti hitungan pergantian bulan pada umumnya, yaitu ketika posisi bulan sudah muncul di atas horizon atau ufuk (horizon dapat digambarkan seperti kita melihat sunrise), patokan ini dikenal dengan &#8220;Wujudul Hilal&#8221; atau &#8220;sudah ada wujud bulannya. Adapun pihak NU dkk meyakini bahwa kemuculan hilal/bulan di atas horizon saja masih belum cukup. Mereka meyakini bahwa posisi di atas horison saja belum cukup, tetapi posisi hilalnya sudah cukup tinggi sehingga dapat dilihat oleh mata. Dan posisi yang sudah dapat dilihat mata ini, berdasarkan ilmu astronomi, harus lah di atas 2 derajat dari horison. Metode hisab ini dikenal dengan &#8220;Imkanu Rukyat&#8221; alias perhitungan berdasarkan &#8220;kemungkinan untuk di rukyat/lihat&#8221;. Jadi kalo hilalnya masih baru nongol sangat sedikit (di bawah 2 derajat) maka belum layak disebut &#8220;berganti bulan syawal&#8221;.</p>
<p>Nah kemudian muncul kebali banyak pertanyaan, misalnya&#8230; kenapa hanya bulan ramadhan saja yang tidak akur? tapi idul adha, taun baru hijriah dll selalu akur?, kalo misalnya keduanya pake hisab kenapa harus ditentukannya H minus 1 melulu?. Nah sumber permasalahan ini adalah penafsiran yang berbeda oleh keduanya terkait hadis rosul berikut :</p>
<blockquote><p><em>Rasulullah SAW telah bersabda: “berpuasalah kalian semua dengan melihat hilal dan berbukalah kalian semua dengan melihat hilal. Maka apabila hilal mendung, sempurnakanlah bilangan sya’ban menjadi tiga puluh hari.” (H.R. Bukhori)</em></p></blockquote>
<p>Kalimat &#8220;melihat hilal&#8221; inilah yang menjadi patokan NU dkk menentukan metode &#8220;imkanu rukyah&#8221; untuk bulan ramadhan dan syawal (sedangkan bulan lainnya tetap wujudul hilal). Sedangkan Muhammadiyah secara konsisten tetap menggunakan wujudul hilal untuk penentuannya karena mereka berpatokan pada hisab semata dengan meyakini bahwa peredaran benda-benda langit telah di atur konsisten oleh yang Maha Kuasa sebagaiman Firman-Nya :</p>
<blockquote><p><em>“Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan”</em>, QS 55 ayat 5</p></blockquote>
<p><strong>Mari Kita Bicara Tentang Solusi..</strong></p>
<p>Berangkat dari itu secara pribadi (sekali lagi : secara ribadi) saya lebih meyakini menggunakan Wujudul Hilal karena selain akan lebih konsisten dengan bulan berikutnya, secara ilmu pengetahuan pun akan lebih bisa dipertanggung jawabkan.  Tapi kan ada hadits rosul bahwa menentukkannya harus lewat &#8220;rukyat&#8221; dan jika tak terlihat maka digenapkan menjadi 30 hari&#8221;. Iya betul, tapi apakah kata &#8220;rukyat&#8221; atau &#8220;melihat langsung&#8221;  itu harus ditafsirkan secara harfiah?. Bukannya beberapa kata dalam alquran pun menggunakan kiasan, misalnya &#8220;menyentuh&#8221; wanita terkadang yang dimaksud adalah berhubungan suami istri. Atau misal hadis yang mengatakan &#8220;tangan&#8221; Allah tapi artinya adalah &#8220;kekuasaan&#8221; karena Allah itu tidak punya tangan. Berangkat dari itu sangat mungkin kan jika kata &#8220;Melihat&#8221; a.k.a rukyat itu diartikan dengan Hisab Wujudul Hilal dimana kita bisa &#8220;melihat&#8221; kepastian lebaran jauh-jauh hari sebelumnya.</p>
<p>Namun saya juga bukan orang yang berpikiran sempit dan saklek pada suatu hal. <em>Objective </em>utama tulisan ini adalah bagaimana umat bisa mendapat Lebaran yang &#8220;<em>Well Planned</em>&#8221; dan Kompak. <em>Well Planned</em> artinya penentuannya jangan mendadak H minus 1 sehingga kita bisa maksimal dalam menyambut dan merayakannya (serta tidak ada opor lebaran yang mendadak jadi sahur:). Kompak artinya semua pihak bisa berangkat shalat Ied bersama dalam hari yang sama, keluarga besar yang sudah lama tidak berjumpa bisa <em>ngeriung </em>makan bersama di waktu yang sama.</p>
<p>Nah untuk mencapai objective itu perlu kiranya semua ormas terkait duduk bersama setahun sebelum lebaran untuk menentukan metode hisab yang mana yang akan digunakan untuk menentukan lebaran tahun depan. Wujudul Hilal kah atau Imkanu Rukyah. Kalo perlu, ekstremnya, dibuat saja bergantian saja tiap tahunnya biar sama-sama adil. Yang terpenting bagi kami golongan akar rumput adalah kami bisa menikmati hari-hari yang telah lama kami tunggu ini bersama keluarga tercinta dengan bahagia.</p>
<p>Tapi ya sudahlah, siapalah saya yang bisa menyelesaikan masalah ini, saya hanyalah segelintir dari blogger yang menyuarakan  kerinduan akan kebersamaannya umat ini.</p>
<p>Allahu A&#8217;lam bi Shawwab</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kupikani.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kupikani.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kupikani.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kupikani.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kupikani.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kupikani.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kupikani.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kupikani.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kupikani.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kupikani.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kupikani.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kupikani.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kupikani.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kupikani.wordpress.com/221/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=221&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assyaukani.com/2011/08/29/lebaran-berbeda-lagi-kebodohan-lain-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2b13b432160de1935dd16b17b5a02a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assyaukani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Setia pada Cinta</title>
		<link>http://assyaukani.com/2011/07/24/215/</link>
		<comments>http://assyaukani.com/2011/07/24/215/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jul 2011 11:17:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>assyaukani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assyaukani.com/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[Sedikit agak malu memang ketika harus menulis blog ini, tapi dari dulu ingin menuliskan perasaan ini tapi akhirnya hari ini kutuliskan juga. Inspirasi kisah ini berasa dari ekspresi hampir semua orang yang terheran-heran kalau saya bilang : &#8221; Saya dan Nanda sudah menjalin hubungan jarak jauh lebih dari 7 tahun semenjak SMA&#8221; Banyak dari mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=215&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sedikit agak malu memang ketika harus menulis blog ini, tapi dari dulu ingin menuliskan perasaan ini tapi akhirnya hari ini kutuliskan juga.</p>
<p>Inspirasi kisah ini berasa dari ekspresi hampir semua orang yang terheran-heran kalau saya bilang :<br />
&#8221; Saya dan Nanda sudah menjalin hubungan jarak jauh lebih dari 7 tahun semenjak SMA&#8221;</p>
<p>Banyak dari mereka heran, ada yang takjub dan spontan bilang &#8220;waaa hebaat, kok bisa&#8221;, ada juga yang bilang &#8220;wah keren, tapi lo sempet selingkuh kan&#8221; bahkan ada yang bilang &#8220;Nanda nya selingkuh tuh di sana&#8221;. Selain senyum, biasanya saya jawab dengan ringan &#8220;Ga tau kenapa yah&#8221;, atau &#8220;Ga da yang mau diselingkuhin sih&#8221; atau alasan favorit saya :  &#8220;yah, maklum lah sama-sama ga laku, jadi bisa awet&#8221;. Untuk alasan yang terakhir ini biasanya nanda  nya langsung ngeles, &#8220;Enak aja, mau dikasih list cowo yang nembak ade?&#8221; hi3x.</p>
<p>Namun alasan sebenarnya jauh lebih dalam, dan dengan maksud tertentu ingin rasanya saya share di sini.</p>
<p>Bahwa pria selalu identik dengan kata &#8220;Selingkuh&#8221; itu benar adanya, dan mungkin itu pula asal ekspresi heran mereka ketika mendengar LDR 7 tahun kami. Secara pribadi sebagai lelaki saya tidak mau munafik bahwa begitu banyak godaan di luar sana yang seringkali menggoyahkan perasaaan ini sehingga kadang membanding-bandingkan dari berbagai aspek, mulai dari kecantikan, kecerdasan maupun keshalehan. Namun beberapa paradigma yang kupegang mampu membantuku untuk bisa sampai pada tahapan ini. Paradigma inilah yang ingin aku share dan mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi pasangan yang sedang merajut hubungannya. paradigma-paradigma ku adalah :</p>
<p>Satu, &#8220;Pada dasarnya semua Pria  adalah brengsek tapi yang paling brengsek adalah mereka yang mempermainkan wanita&#8221;. Saya sebenarnya heran ketika memiliki seorang teman yang dengan bangganya menceritakan kisah perselingkuhannya. Memang banyak juga di dunia ini pria-pria sok ganteng (dan memang bener sih beberapa diantara mereka yg ganteng beneran) dengan mudahnya berganti pasangan semudah mereka berganti baju. Bahkan ada juga yang mengatakan bahwa adalah kewajaran bila seorang pria selingkuh atau pun gonta-ganti pasangan.   Namun saya memiliki pandangan tersendiri, buat saya wanita adalah sosok yang harus dihargai dan dijaga perasaannya sehingga tindakan selingkuh maupun hal-hal yang menjurus ke sana secara otomotis menimbulkan perasaaan bersalah yang teramat sangat dalam hal ini.  Saya tak ingin sok suci dengan mengatakan bahwa saya tidak pernah terpikir untuk selingkuh atau berkhianat, bahkan hampir sekali saya setahap lagi untuk melakukan hal keji itu. Namun kembali, perasaan bersalah dan paradigma &#8220;brengsek&#8221; itu membawa saya kembali, bahkan kala itu saya menangis karena apa yang telah kulakukan pada pasanganku.</p>
<p>Jadi, selama kita tidak mematri dalam paradigma kita bahwa selingkuh dan gonta-ganti pasangan adalah sesuatu yang &#8220;brengsek&#8221; maka kita belum siap untuk serius menjalin hubungan.</p>
<p>Dua, &#8220;Ada seseorang nun jauh di sana yang menungguku&#8221;. Yang kedua ini adalah kunci dari hubungan LDR kami. Alih-alih menjadikannya alasan untuk mencari wanita lain, kita bisa menggunakannya sebagai pemerkuat simpul hubungan dengan pasangan kita. Saya adalah penganut keyakinan bahwa &#8220;Yang baik untuk yang baik&#8221; sehingga jika Anda ingin perasaan Anda dihargai pasangan maka kita harus menghargai mereka, ketika Anda setia maka yakinlah pasangan Anda akan setia. Hal ini lah yang selalu memadamkan api asmaraku yang seringkali tumbuh ketika ada wanita yang mendekati atau ada wanita yang terlalu cantik untuk tidak didekati <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Saya selalu yakin bahwa dia akan setia dan menunggu selama saya melakukan hal yang sama.</p>
<p>Jadi, Selama kita tidak yakin bahwa dia akan setia dan terus menunggu kita, maka sisi busuk akan selalu menggarayangi kehidupan asmara, so.. keep positive thinking bro..</p>
<p>Ketiga, &#8220;Kita adalah apa yang kita pikirkan&#8221;. Alasan ketiga ini adalah hal yang paling powerful sebagai senjata saya untuk tetap setia. Dari dulu saya selalu tidak mau tunduk dengan yang namanya emosi maupun perasaan karena saya yakin bahwa mereka semua adalah kita yang mengendalikannya. Semuanya bermula karena waktu SMP dulu saya sempat membaca buka berjudul &#8220;Kekuatan Pikiran&#8221; yang pada intinya mengatakan bahwa banyak hal yang bisa diperolah jika kita bisa mengendalikan perasaan kita. Oleh karena itu saya yakin bahwa Marah, Sedih, Cinta, Kesal, Bahagia adalah &#8220;Pilihan&#8221; yang dapat kita kendalikan. Perasaan itu memang muncul secara refleks atau spontan ketika kita mengalami sesuatu (misal: didekati teman cewe yang cantik) tapi ekspresi atau tindakan lebih lanjutnya adalah kita yang menentukkan. Kita dapat terus berlarut-larut dengan perasaan itu dan bahkan memupuknya atau kita memilih logika kita yang berperan dengan mengingat bahwa kita sudah memiliki pasangan. Saya paling tidak respect ketika melihat ada pria yang terlalu berlebihan terbuai dengan cinta sehingga rela melakukan apa pun bahkan hal yang bodoh untuk mendapatkan &#8220;kecengannya&#8221;. Bukan apa-apa, saya tau bahwa itu adalah perjuangan mereka untuk mendapatkan orang yang mereka inginkan, namun ketika sudah berlebihan pun terlihat tidak pantas. Sebagai lelaki harusnya kita juga perlu memiliki harga diri dalam menentukkan pasangan kita.</p>
<p>Jadi, kata orang bijak : Kita tidak akan bisa menaklukan orang lain jika kita tidak bisa menaklukan diri kita sendiri.</p>
<p>Keempat, dan terakhir, &#8220;Perbanyak aktivitas &#8220;non asmara&#8221; kita&#8221;. Tak dapat dipungkiri bahwa PikTor (baca: pikiran kotor) seringkali muncul ketika kita sedang bengong atau tidak ada kerjaan. Selama kita bisa terus tenggelam dalam aktivitas positif kita semacan berorganisasi, meniti karir ataupun belajar maka waktu yang kita sediakan untuk &#8220;mempertimbangkan&#8221; melakukan hal yang buruk pun makin sedikit. Selingkuh, gonta-ganti pasangan dan tindakan &#8220;brengsek&#8221; lainnya menyerap energi dan waktu yang sangat signifikan dari diri kita, oleh karena itu akan luar biasa hasilnya jika kita bisa mengalihkan energi itu untuk hal lain yang lebih positif.</p>
<p>Jadi, semua orang mendapatkan 24 jam dalam sehari, perbedaan orang yang berhasil dan tidak adalah apa yang mereka lakukan selama 24 jam itu.</p>
<p>That&#8217;s it&#8230;</p>
<p>Sebagai khatimah (penutup) dari tulisan ini, saya ingin kembali menegaskan bahwa saya tidak bermaksud sok suci, saya pernah dan hampir pernah selingkuh dengan wanita lain. Namun kesalahan dan kebodohan itulah yang membuatku merasa teramat sangat bersalah sehingga menjadi pelajaran untuk meniti masa depan.Who knows, Mungkin suatu saat nanti saya akan termakan sendiri oleh tulisan saya ini (seperti AA gym yang termakan omongannya sendiri tentang poligami), namun saya memilih untuk melakukan hal yang terbaik untuk menjaga hubungan ini  seraya berdoa Naudzubillahi Min Dzalik (semoga saya dilindungi Allah dari hal seperti itu (selingkuh)).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kupikani.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kupikani.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kupikani.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kupikani.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kupikani.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kupikani.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kupikani.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kupikani.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kupikani.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kupikani.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kupikani.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kupikani.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kupikani.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kupikani.wordpress.com/215/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=215&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assyaukani.com/2011/07/24/215/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2b13b432160de1935dd16b17b5a02a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assyaukani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang Gila Mana yang Mau Beli Produk Anda?</title>
		<link>http://assyaukani.com/2011/06/29/orang-gila-mana-yang-mau-beli-produk-anda/</link>
		<comments>http://assyaukani.com/2011/06/29/orang-gila-mana-yang-mau-beli-produk-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Jun 2011 06:04:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>assyaukani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kupikani.wordpress.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[(Tulisan ini adalah rangkaian pena hasil training dengan Pa Godo Tjahjono) Oke, judulnya memang a little bit profokatif,  walaupun pada intinya ingin menjelaskan salah satu konsep dasar marketing, yaitu Segmentasi. &#8220;What? Segmentasi&#8230; boring ahh, almost semua kuliah dan training udah menjelaskan ini&#8230; generik banget&#8221;. &#8220;Eitsss jangan  under expektasi dulu dy, soale pendekatan tulisan ini sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=208&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(Tulisan ini adalah rangkaian pena hasil training dengan Pa Godo Tjahjono)</p>
<p>Oke, judulnya memang a little bit profokatif,  walaupun pada intinya ingin menjelaskan salah satu konsep dasar marketing, yaitu Segmentasi.</p>
<p>&#8220;What? Segmentasi&#8230; boring ahh, almost semua kuliah dan training udah menjelaskan ini&#8230; generik banget&#8221;.</p>
<p>&#8220;Eitsss jangan  under expektasi dulu dy, soale pendekatan tulisan ini sangat unik dan berbeda dari penjelasan lainnya, oke mari kita mulai&#8230;&#8221;</p>
<p>Lets start from case study&#8230; lets say that You are trusted to manage a new  Telecomunication Operator Brand, a completely new brand and you are in the middle of the bloody war between existing player. Just imagine, there is more then 10 players already there (including Telkomsel, Indosat and XL) and fighting each other by price war, promotional gimmick and various package or product bundling with chinese mobile phone. All of them seems have unlimited marketing budget with heavy TV commercial airing to counter the others. The question is, with current competition condition, &#8220;what kind of crazy person that want to buy your new brand?&#8221;. Interesting isn&#8217;t? I&#8217;ll keep the answert (which my idea back then) in the end of this article so you have plenty of time to think about it <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Segmentasi itu apa sih? Saya sebenarnya tidak suka dengan definisi, jadi saya artikan secara asal aja ya, intinya segmentasi itu adalah membagi target <em><strong>market</strong></em> kita menjadi kelompok-kelompok berdasarkan persamaan mereka untuk kemudian ditentukan kelompok mana yang akan menjadi target konsumen Anda <em><strong>berdasarkan kemampuan</strong></em>. Jika mata Anda tidak rabun, maka ada 1 kata dan 1 kalimat tak s</p>
<p>empurna yang saya bold di sana.  Satu adalah kata &#8220;market&#8221;, karena tidak semua populasi Indonesia (237 juta orang) otomatis sebagai market (walaupun tetep ada aja orang sotoy yg bilang itu). Sederhananya, Market adalah audience yang memiliki kemampuan bayar (atau kemampuan cicil) untuk memenuhi kebutuhannya (atau keinginannya). Jadi kalo masyrakat yang terlalu miskin atau bayi yang terlalu kecil harus di exclude sebagai market Anda.  nah kalo statement &#8220;berdasarkan kemampuan&#8221; maka kita harus tau diri dalam menentukan segmentasi ini, jangan sampe kita segmentasi ada rural dan urban misalnya, tapi kemudian kita tidak punya kemampuan distribusi atau sales force yang bisa meraih daerah rural (pelosok desa) itu.</p>
<p>Ada banyak cara segmentasi dan menentukan target market kita, sebelum kita masuk ke hal yang generik dan lebih complicated maka ada trik khusus yang mau di share. Trik nya itu ya secara sederhana kita bisa aja kumpulin 5-10 orang kantor untuk mencoba produk kita. Kemudian dari 10 orang itu mungkin ada dua atau tiga orang yang suka/satisifed. Nah &#8220;the chosen person&#8221; itu lah target market kita tinggal kita profiling aja sebagai informasi awal untuk kemudian nanti diperkuat dengan research dsb.</p>
<p>Baik, lets enter the generic one (i&#8217;m bet you will be sleepy)..</p>
<p>Bagi seorang marketing yang mau jualan di Indonesia maka sudah selayaknya untuk mengetahui tipikal pasar Indonesia saat ini. Struktur penduduk Indonesia mengikuti pola piramida seperti pola umum dari “Developing Countries” (nama lain dari Negara miskin)  versi bank dunia. Bentuk piramida ini merefleksikan bahwa  penduduk paling banyak berada pada strata ekonomi paling bawah dan semakin mengkerucut di bagian atas. Piramida ini juga menunjukkan bahwa 80% asset/kekayaaan masyarakat indonesia di miliki oleh 2% penduduk saja yang berada di piramida paling atas. Hal ini mengakibatkan kesenjangan social yang luar biasa di masyarakat di mana akan terdapat cukup banyak masyarakat yang teramat sangat miskin dan segilintir yang luar biasa kaya bahkan melebihi orang0orang kaya di Negara maju, bahkan orang terkaya di dunia berasal dari Negara berkembang. Bentuk piramida ini berbeda dengan pola penduduk di Negara maju yang berbentuk Diamond, dimana porsi terbesar terdapat di bagian tengah yang artinya mayoritas penduduk berpendapatan rata-rata sebagaimana sebaran normal.</p>
<div id="attachment_209" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/06/picture.jpg"><img class="size-medium wp-image-209" title="Populasi Indonesia berbentuk Piramida" src="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/06/picture.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Populasi Indonesia berbentuk Piramida</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Total penduduk Indonesia adalah 237 juta jiwa yang terdiri dari 52 juta rumah tangga. Jumlah penduduk yang sangat besar bila disbanding Negara lainnya, bandingkan saja dengan benua Australia yang jumlah pendudukanya hanya 22 juta atau sekitar separuh total penduduk Jabar. Maka tak salah di Indonesia manusia begitu “pabalatak” dan mudah ditemukan di mana saja.</p>
<p>Berbicara mengenai pengeluaran masyarakat Indonesia, 64% di dominasi oleh penegeluaran Sembako (Sembilan bahan pokok plus rokok) dan 36% oleh non food. Pengeluaran non food secara berturut2 didominasi oleh peralatan rumah tangga (16.17%), Pakaian (4.54%), perlengkapan dan jasa (4.30%), pendidikan (2.97%), kesehatan (2.42%), pesta dan perayaan (1.57%) dan pajak/asuransi (0.66%). CUkup unik bahwa pengeluaran masyarakat untuk rokok cukup besar dan seolah sudah menjadi bagian dari kebutuhan pokok. Hal ini perlu di wasapadai oleh pemerintah mengingat pertumbuhan industry dan konsumsi rokok berakibat langsung pada efek negative kenaikan biaya kesehatan. Konversi Industri rokok ini ke bisnis positif seperti agroindustri, otomotif, electronic dsb merupakan kebijakan ang harus terus didorong keberhasilannya.</p>
<p>Sedikit Intermezzo, sebenarnya masyarakat Indonesia cukup “berada” dengan total uang yang tersimpan di bank sebanyak 1600 trilyun rupiah. Sayangnya utang luar negeri kita saat ini pun sangat besar yaitu 1500 trilyun yang artinya hanya dapat dilunaskan bila seluruh bangsa Indonesia merelakan uang tabungannya untuk membayar utang Negara. Atau juga dapat dibayarkan dengan menggunakan APBN kita selama 2.5 tahun yang nilainya 600 trilyun/tahun. Ironisnya jika melihat jumlah value emas yang sudah diambil Freeport dari bumi Indonesia maka sebenarnya utang sudah sangat terbayar, bayangkan saja emas yang sudah di ambil sebesar 290.000 trilyun (merdeka!!).</p>
<p>Kembali lagi ke Marketing, setelah mengetahui kondisi masyarakat Indonesia maka kemudian saatnya kita mendefinisikan siapa yang akan menjadi market kita. Secara sederhana market adalah semua individu yang memiliki daya beli/daya cicil untuk memenuhi kebutuhan/keinginan mereka. Sayangnya saat ini tidak ada satu produk pun yang dapat dijual dan memenuhi ekspektasi untuk semua 237 juta penduduk Indonesia ini. Bahkan kebutuhan pokok sperti beras pun tidak bisa dikonsumsi semua orang (bayi belum makan nasi). Air? Jika yang dimaksud adalah air minum maka kita bisa mendapatkannya tanpa membeli.</p>
<p>Oleh karena itu diperlukan tahap awal definisi market yaitu Segmentasi. Secara tradisional, segmentasi terdiri dari segmentasi geografis dan demografis serta yang terbaru ditambah dengan aspek psikrografis.  Aspek geografis biasanya diwakili dengan pembagian secara Urban (kota, seperti Jakarta), Sub Urban (pinggiran kota seperti bekasi atau tangerang) atau Rural (desa, seperti tasikmalaya). Adapun pembagian secara demografis meliputi Usia, Gender, Pendidikan, Sosial ekonomi, usership dan kebutuhan. Segmentasi psikografis meliputi aspek psikologi dari konsumen seperti tingkat consciousness, rational mauputk materialis dari konsumen. Namun di atas segalanya, ketika kita menentukkan segmentasi produk, kita harus melihat kemampuan dari perusahaan untuk meraih pasar tersebut, misalnya jika sales power kita hanya bisa meraih area perkotaan maka tidak bijak jika kita memasukkan market rural sebagai salah satu bagian dari segmentasi pasar kita.</p>
<p>Nah setelah kita melakukan segmentasi ini barulah kita dapat menentukkan siapa target market yang akan kita tuju. Dari seggmentasi dan target market itu kemudian kita bisa menentukan Positioning dari produk kita di benak konsumen kita. Nah soal positioning ini tidak akan saya bahas di artikel ini, karena saya sungguh percaya sudah banyak yang telas membahasnya.</p>
<p>So daripada ketiduran, Jadi kita loncat  aja ya, untuk rangkaian artikel ini saya akan tulis beberapa hal terkait marketing antara lain :</p>
<ul>
<li>Mendalami marekting research</li>
<li>Trik Launching Produk</li>
<li>Financial for Marketer</li>
<li>Strategi komunikasi</li>
<li>Manajemen Brand</li>
<li>Pricing strategy</li>
<li>dst (hadoohh banyak banget yang mau di share ya</li>
</ul>
<p>See you di next marketing article yaaa&#8230;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kupikani.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kupikani.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kupikani.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kupikani.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kupikani.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kupikani.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kupikani.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kupikani.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kupikani.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kupikani.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kupikani.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kupikani.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kupikani.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kupikani.wordpress.com/208/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=208&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assyaukani.com/2011/06/29/orang-gila-mana-yang-mau-beli-produk-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2b13b432160de1935dd16b17b5a02a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assyaukani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/06/picture.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Populasi Indonesia berbentuk Piramida</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pahlawan Sesungguhnya</title>
		<link>http://assyaukani.com/2011/05/21/pahlawan-sesungguhnya/</link>
		<comments>http://assyaukani.com/2011/05/21/pahlawan-sesungguhnya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 May 2011 16:59:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>assyaukani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesiaku]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Touching]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kupikani.wordpress.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[Jalan Raya sekitar Jakarta Convention Center, 6 Nov 2010 Perjalanan menuju salah satu pameran komputer di hari itu terasa sangat melelahkan. Jalan yang padat merayap ditambah cuaca terik yang mencekik menambah keluhanku di hari itu. Kebetulan motorku tepat di belakang seorang pemuda paruh baya yang mendorong gerobak jualan minumannya dengan perlahan sehingga membuatku harus bersabar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=189&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jalan Raya sekitar Jakarta Convention Center, 6 Nov 2010</strong></p>
<p>Perjalanan menuju salah satu pameran komputer di hari itu terasa sangat melelahkan. Jalan yang padat merayap ditambah cuaca terik yang mencekik menambah keluhanku di hari itu. Kebetulan motorku tepat di belakang seorang pemuda paruh baya yang mendorong gerobak jualan minumannya dengan perlahan sehingga membuatku harus bersabar memperlambat kecepatan.</p>
<p>Tiba-tiba &#8230; &#8220;Brug&#8230;. glutuk..glutuk..glutuk&#8230;&#8221;</p>
<p>Kupandangi sebotol minuman jus jeruk terjatuh dari gerobak jualanya dan menggelinding mendekati motor ku. Sejenak kuhentikan motor &#8211; walaupun saat itu beberapa motor mengantri dibelakang dengan klaksonnya-  dan dengan sedikit stretching yang lumayan menyakitkan, kuulurkan tangan untuk meraih botol itu di jalan untuk kemudian kuberikan pada sang pemuda yang wajahnya terlihat lelah membawa barang dagangannya</p>
<p>Dan dengan senyum tulus pemuda itu berkata, &#8220;Terimakasih, Silakan lewat duluan mas&#8221;.</p>
<p>Setelah memarkirkan kendaraan, sejenak kuteringat senyuman tulus pemuda tadi. Rasa malu, iri dan kagum membuatku menengadah ke langit  dan teringat pada masa-masa perjuangan itu&#8230;</p>
<p><strong>Kampus IPB Bogor, sekitar Juni 2008, sebelum pukul 6.00</p>
<p></strong></p>
<p>Dengan langkah gontai bak pemuda lemah, ku angkut 10 liter jirigen plastik berisi minuman rosella di kedua tanganku. Berat&#8230; sangat-sangat berat, apalagi jarak yang cukup jauh dari jalan raya ke fakultas memaksaku harus melakukan beberapa &#8220;Pit Stop&#8221; sampai tujuan akhir bernama &#8220;Stan Rozelt&#8221; di kantin fakultas. Tapi kalo boleh jujur, yang lebih berat adalah perasaan ini, rasa malu takut dilihat teman atau ade kelas di fakultas, takut mereka berpikir &#8220;Duh kasian yah, mantan ketua himpunan sekarang kerjanya angkut-angkut gitu tiap pagi, mana belum lulus-lulus lagi&#8221;.</p>
<p>Sebenarnya kerjaan angkut-angkut dan jualan minuman rosella ini sejatinya bukanlah pilihanku. Adalah kondisi ekonomi keluarga yang membuatku tidak punya banyak jalan yang dapat dipilih. Sebenarnya bukanlah dari keluarga miskin ku berasal, relatif berkecukupan walaupun tidak bisa disebut kaya. Namun sebuah kecelakaan mobil di jalan Tol Cipularang pada akhir tahun 2007  secara signifikan mengguncang ekonomi keluargaku.  Puluhan juta biaya yang keluar untuk rumah sakit, servis mobil, ganti sarana tol yang rusak plus oknum polisi sialan yang tetap memeras pada korban kecelakaan, sekejap menguras habis tabungan pensiun ayah yang memang sudah menganggur sejak 2002. Sejak itu mau tidak mau segala subsidi keluarga untuk pendidikan ku berhenti,  dan selanjutnya silakan tebak mengapa sekarang aku berdiri diantara kedua dirijen plastik super berat ini.</p>
<p>Di awal segalanya terasa begitu berat. Mental tempe, skill bisnis amatiran bercampur sempurna dengan keuangan yang terus merugi di masa-masa awal menghasilkan rangkaian keluh kesah pada hari-hari pertamaku menjalankan bisnis ini. Namun seiring hari berganti terasa bahwa kumendapatkan sesuatu yang lebih dari sekedar rasa lelah. Sesuatu ini bukan sekedar tambahan uang untuk membiayai penelitian dan kebutuhan sehari-hari ku (setelah akhirnya bisnis ini menghasilkan dan bantuan beasiswa dari PPSDMS). Juga lebih dari sekedar pengetahuan bisnis yang kudapatkan selama bergaul dengan para wirausahawan lainnya. Sesuatu ini lebih tepatnya kusebut &#8220;Sebuah Pelajaran Tentang Kehidupan&#8221;.</p>
<p>Dan Pelajarannya adalah :<strong> &#8220;Mahasiswa adalah sampah&#8230;&#8221;</strong></p>
<p>Sebuah statement provokatif dari seorang wirausahawan sukses Indonesia di atas akhirnya baru bisa kuselami maknanya baru-baru ini. Yup, saya setuju dengan pernyataan itu, pada satu perspektif saya harus mengakui bahwa titel itulah yang terasa sangat membebani untuk memulai. Saya terlalu banyak direcoki dengan pandangan bahwa para pedagang dan mereka yang berpanas-panasan di bawah terik matahari sambil menjajakan barang jualannya adalah sosok yang patut dikasihani dan memalukan sehingga sebagai seorang mahasiswa yang &#8220;intelek&#8221; tidak layak untuk melakukannya. Andaikan mahasiswa berbisnis, haruslah sesuatu yang  Hi-Tech dan menguntungkan, anti terhadap hal-hal berbau &#8220;kerja kasar&#8221;.</p>
<p>Memang benar, banyak dari kita adalah anak orang2 kaya yang mungkin bisa langsung membangun usaha besar dengan modal orang tuanya. Sayangnya saya bukanlah bagian dari mereka itu, artinya perjuangan adalah sebuah keniscayaan. Dan saat inilah Fase Berdarah-darah itu harus dilakukan. Dimana usaha harus dirintis perlahan dari bawah. Banyak orang yang mayoritas adalah sarjana yang ingin melompati fase ini, banyak dari kita yang ingin sukses secara instant dengan melewati fase berdarah-darah itu dan langsung loncat ke fase sukses. Mereka yang melalui cara instant ini biasanya gagal atau tidak lama berada di tahap ini, andaipun bisa tahan lama maka mereka hanya akan menjadi orang-orang biasa saja.</p>
<p>Dinding besar itu bernama &#8220;gengsi&#8221;. dinding itu yang selalu melekat pada titel kemahasiswaan kita yang membuat kita enggan melakukan sesuatu yang dianggap hina. Bukanlah modal, relasi ataupun keterampilan bisnis yang kita perlukan untuk merobohkan dinding itu. Hanyalah kemauan, kemauan  untuk sejenak melupakan siapa diri kita sebenarnya dan menanggalkan jubah-jubah kehormatan kita untuk kita memulai wirausaha.</p>
<p><strong>Akasuka Tokyo, 5 Juni 2008</strong></p>
<p>“Its feel like a dream”, kata itulah yang kukatakan kepada Haruka chan, counterpart saya di Tokyo University of Agriculture (TUA). Yah, scenario Allah memang tak ada yang menduga. Berbekal makalah dan presentasi tentang proses kewirausahaan yang saya jalani ditambah beberapa prestasi kecil dan pengalaman organisasi akhirnya fakultas mendaulat saya sebagai Mahasiswa Berprestasi 1 Fakultas Teknologi Pertanian. Gelar inilah yang memunkinkan saya kemudian mengikuti seleksi perwakilan kampus untuk sebuah <em>“international summit”</em> di Tokyo bersama 23 negara lain, and guess what?, I made it.</p>
<p>Singkat cerita akhirnya berangkatlah saya yang ini sendirian ke Jepang. Tanpa berbekal pengalaman ke luar negeri sebelumnya sempurnalah saya terlihat seperti orang katrok dan ndeso di negeri “The Last Samurai” ini. Mulai dari nyasar di bandara Narita, dipelototin orang karena ga turun-turun dari bis padahal udah sampai (gara-gara keenakan ngobrol dengan seorang bule), sampai ditegor orang gara-gara berdiri diam di sebelah kanan tangga elevator (di jepang, elevator sebelah kanan diperuntukkan untuk orang yang berjalan di tangga elevator saja).</p>
<p>Disamping beberapa hal memalukan di atas, banyak hal yang dapat kuceritakan tentang perjalanan itu, tapi ada satu suku kata yang paling berkesan dan dapat membangun benang merah kisah perjalanan ini dengan paragraph-paragraf sebelumnya. Kata itu adalah “Gengsi”. Yup, tercengang juga melihat kondisi mahasiswa di sana.  Tidak ada satu pun mereka yang membawa kendaraan sama sekali kecuali hanya sepeda genjot, sisanya mereka mengandalkan kaki mereka dan angkutan umum. Jauh berbeda dengan kondisi mahasiswa kita yang mengandalkan kendaraan pribadi mereka bukan lagi pada tataran kebutuhan, tapi sudah lebih ke prestige dan demi memanjakan diri. Bahkan oleh Haruka chan &#8220;menuduh&#8221; saya sebagai anak orang kaya hanya karena kubilang bahwa ayahku memiliki mobil, maklum yang namanya mobil di sana adalah barang yang super mewah.  Tentu kita selalu bisa beralasan bahwa di sana fasilitas umum sudah baik dan cuacanya tidak sepanas di sini, tapi kemudian pertanyaanya adalah &#8220;sampai kapan kita ingin terus beralasan?&#8221;. Nyatanya kadang memang kita merasa gengsi atau malas kan kalau menggunakan kendaraan umum?.</p>
<p><strong>Sekitar jalan Boulevard Kelapa Gading, 4 Mei 2011</strong></p>
<p>Seorang bapak di hadapanku tiba-tiba saat motor masih melaju kencang, tak ayal membuatku rem mendadak disertai persiapan untuk sumpah serapah. Namun sesaat setelah melihat sebuah tas kecil berisi barang dagangan yang ia pikul,  hilang sudah semua niat buruk itu.  Kini, di mana pun, tak pernah lagi kusegan untuk memberikan jalan terlebih dahulu bagi para pedagang itu. Bukan lagi tatapan kasihan yang terpantul dari bola mata ini, melainkan pandangan hormat akan tekad yang mereka miliki. Karena bagi saya, setinggi apapun jabatan kita di suatu perusahaan, tetaplah seorang kuli yang berada satu tingkat di bawah mereka yang memutuskan untuk berwirausaha.</p>
<p>Antara Rasa Malu, Iri dan Kagum. Itulah yang selalu kurasakan tiap bertemu para pedagang itu.  Malu&#8230; karena mental tempe diriku yang pada akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan bisnis itu dan memilih bekerja  karena belum cukup kuat membiayai ketiga adik kecilku. Iri&#8230; akan ketegaran mereka yang berwirausaha karena semangat mereka yang luar biasa. Dan Kagum karena di mata saya merekalah pahlawan Indonesia yang sesungguhnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kupikani.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kupikani.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kupikani.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kupikani.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kupikani.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kupikani.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kupikani.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kupikani.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kupikani.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kupikani.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kupikani.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kupikani.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kupikani.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kupikani.wordpress.com/189/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=189&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assyaukani.com/2011/05/21/pahlawan-sesungguhnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2b13b432160de1935dd16b17b5a02a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assyaukani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berapa Km Joging Anda hari ini (Joging berteknologi)</title>
		<link>http://assyaukani.com/2011/01/22/berapa-km-joging-anda-hari-ini-joging-berteknologi/</link>
		<comments>http://assyaukani.com/2011/01/22/berapa-km-joging-anda-hari-ini-joging-berteknologi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2011 23:55:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>assyaukani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blackberry Tips]]></category>
		<category><![CDATA[blackberry]]></category>
		<category><![CDATA[joging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://kupikani.wordpress.com/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Huff huff&#8230; Capek juga nih jogging pagi ini, lumayan muter-muter komplek tetangga. Kira-kira gua udah lari berapa Km yah? Berapa kalori yang terbakar? Kecepatannya? Hmm, liat runtastic BB aja&#8230; Waduh jauh juga ya, 3.82 km a.k.a 410 Kcal. Eitss kata Rosul &#8220;hari ini harus lebih baik dari kemarin&#8221;. Kalo joging kemaren berapa Km yah? liatt [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=184&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Huff huff&#8230; Capek juga nih jogging pagi ini, lumayan muter-muter komplek tetangga. Kira-kira gua udah lari berapa Km yah? Berapa kalori yang terbakar? Kecepatannya? Hmm, liat runtastic BB aja&#8230;</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 330px"><a href="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/01/runtastic-result.jpg"><img class="size-full " title="data jogging" src="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/01/runtastic-result.jpg?w=580" alt="Data joging kita"   /></a><p class="wp-caption-text">Kecepatan, Jarak, Kalori terbakar dan Waktu tempuh bisa dilihat di Runtastic</p></div>
<p>Waduh jauh juga ya, 3.82 km a.k.a 410 Kcal. Eitss kata Rosul &#8220;hari ini harus lebih baik dari kemarin&#8221;. Kalo joging kemaren berapa Km yah? liatt ahh</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 330px"><a href="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/01/runtastic-history.jpg"><img title="/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/e75/18966952/files/2011/01/runtastic-history.jpg" src="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/01/runtastic-history.jpg?w=320&h=240" alt="catatan harian joging" width="320" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">Bisa liat data joging djang kemaren-kemaren</p></div>
<p>Wahhh ada peningkatan 1 km lebih. Padalah perasaan tadi muter komplek doang, tapi jalurnya agak beda sih, sambil cari2 jalan baru soalnya. Lewat mana ya tadi?, liat runtastic lagi  ahh&#8230;</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 330px"><a href="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/01/runtastic-map.jpg"><img class="size-full" title="/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/e75/18966952/files/2011/01/runtastic-map.jpg" src="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/01/runtastic-map.jpg?w=580" alt="garis biru menandai jalur yang ditempuh"   /></a><p class="wp-caption-text">Garis biru pada peta menandai jalur yang ditempuh </p></div>
<p>Pagiii kupireaders, itu baru sedikit kemampuan dari aplikasi favoritku ini lho. Belum termasuk kemampuannya membantu kalo kita kesasar lagi joging (sangat membantu untuk orang pikun kaya saya:), trace bersepeda, jalan santai dan olah raga lainnya.</p>
<p>Runtastic Sport Tracker, yah itulah namanya. Pertemuan pertama ku dengannya ketika ku iseng utak atik  isi perut App World di Keppler ku. Aplikasi hebat ini berjalan hampir di semua smartphone (termasuk BB) yang memiliki kemampuan GPS. Yup thx to GPS yang menjadi basis teknologi aplikasi ini, pertama saya kira GPS hanya untuk digunakan pada aplikasi semacam BBmaps atau Google Maps, namun ternyata bisa juga untuk berjoging ria. Dengan mengidentifikasi perubahan posisi kita melalui GPS lah Runtastic dapat mengidentifikasi kecepatan lari kita, jarak yang ditempuh, dan rute yang telah di lewati.</p>
<p>Aplikasi Runtastic dapat dengan mudah didownload dari AppWorld (untuk blackberry) atau langsung ke situs resminya (www.runtastic.com). Hebatnya, guest what, aplikasi ini gratis alias free of charge. Serius lho, saya sampai terheran-heran kenapa ada aplikasi ini bisa gratis. Padahal IMHO aplikasih ini sangat worth tu buy lho.</p>
<p>Jadi.. segera sematkan headset BB kamu ke kuping, dengarkan dentuman Linkin Park dan nyalakan Runtastic Anda, Selamat Joging kawan&#8230; huff huff huff&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kupikani.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kupikani.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kupikani.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kupikani.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kupikani.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kupikani.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kupikani.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kupikani.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kupikani.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kupikani.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kupikani.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kupikani.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kupikani.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kupikani.wordpress.com/184/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=184&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assyaukani.com/2011/01/22/berapa-km-joging-anda-hari-ini-joging-berteknologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-6.281100 106.916840</georss:point>
		<geo:lat>-6.281100</geo:lat>
		<geo:long>106.916840</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2b13b432160de1935dd16b17b5a02a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assyaukani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/01/runtastic-result.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">data jogging</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/01/runtastic-history.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/e75/18966952/files/2011/01/runtastic-history.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/01/runtastic-map.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/e75/18966952/files/2011/01/runtastic-map.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Susu plus Jus apel di hotel kok Ngendap ??</title>
		<link>http://assyaukani.com/2011/01/09/175/</link>
		<comments>http://assyaukani.com/2011/01/09/175/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Jan 2011 15:52:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>assyaukani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Pangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kupikani.wordpress.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Setelah lama tidak posting tentang Ilmu Pangan, akhirnya malam ini aku tergelitik untuk posting lagi. Adalah pertanyaan bang Thenu ketika annual meeting di Ancol kemarin yang menggelitik rasa ingin menulisku. Kemarin di saat sarapan menunggu H3 meeting, saya mengambil jus apel dari sajian yang dihidangkan. Baru diminum sedikit eh ternyata ga enak, karena rasanya ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=175&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_176" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/01/cucu.jpg"><img class="size-medium wp-image-176" title="Susu yang mengendap dicampur jeruk" src="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/01/cucu.jpg?w=300&h=225" alt="Susu mengendap" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Susu mengendap dicampur jeruk</p></div>
<p>Setelah lama tidak posting tentang Ilmu Pangan, akhirnya malam ini aku tergelitik untuk posting lagi.</p>
<p>Adalah pertanyaan bang Thenu ketika annual meeting di Ancol kemarin yang menggelitik rasa ingin menulisku. Kemarin di saat sarapan menunggu H3 meeting, saya mengambil jus apel dari sajian yang dihidangkan. Baru diminum sedikit eh ternyata ga enak, karena rasanya ada yang nyegak di tenggorokan (prediksiku karena terlalu banyak penambahan Kalium sorbat), alhasil saya tambahkan saja dengan susu dengan harapan dapat menetralkan rasa tidak enaknya.</p>
<p>Eh tiba-tiba minumannya jadi aneh, jadi timbul gumpalan-gumpalan tak larut, seperti yoghurt pada minuman oplosan tadi.  <em> </em></p>
<p><em>&#8220;Kok bisa gitu ya kan, bahaya ga sih? kaya susu basi&#8221;</em> , tanya bang Thenu.</p>
<p>Dan insting teknologi panganku (yang selama ini sudah koma) pun muncul&#8230;</p>
<p>Kupi readers, hal yang sama pun akan terjadi kalo kita mencampur susu dengan buah-buahan asam seperti jeruk, lemon dsb, juga kalo dicampur minuman asam seperti Nut**Sa** dan sejenisnya.</p>
<p>Kunci jawabannya ada pada &#8220;Sifat Protein Susu&#8221;. Well agak panjang untuk menjelaskannya detail teknisnya, however saya akan susun dari yang umum ke yang lebih spesifik agar kupi readers bisa memutuskan whether mau melanjutkan atau berhenti. Toh kalo emang mau put more effort untuk baca ampe habis, nanti pada tau deh pada akhirnya fenomena ini related sama proses pembuatan Keju dan Yoghurt (dan susu basi).</p>
<p>Let&#8217;s rock&#8230;</p>
<p>Protein susu akan mengendap (atau dalam bahasa ilmiahnya terdenaturasi) pada lingkungan asam karena bersifat tidak stabil (isoelectric) pada pH asam dibawah 4.6 (susu ber pH 6.6) .  Pengendapan ini terjadi karena sejatinya pada kondisi normal molekul protein ini bermuatan negatif sehingga saling tolak menolak antar partikelnya sehingga tidak mengendap. Kondisi pH asam, dimana terdapat banyak kandungan bermuatan positif,  melucuti sifat negatif protein tersebut yang berujung pada penyatuan antar partikel dan pengendapan protein susu.</p>
<p>Lebih detail lagi, sebagai informasi, protein susu secara garis besar terdiri dari dua golongan yaitu Casein (80%) dan Whey (20%). Yang disebut kedua, sifatnya larut dalam air dalam kondisi ekstrim sekalipun, sehingga mari kita lupakan sejenak bagian whey ini walaupun di sana terdapat Immunoglobulin yang sangat bermnafaat bagi ketahanan tubuh.</p>
<p>Lets we focus on protein Casein karena dari sinilah keju berasal  eh karena inilah yang paling berperan dalam pengendapan susu. Casein memang sejatinya bersifat tidak larut air (hidrofobik), thank to partikel bernama Misel yang bersifat surfaktan (dapan larut pada lemak dan air) yang menempel pada casein sehingga &#8220;menjinakkan&#8221; sifat anti airnya. Misel ini memiliki dua permukaan, yaitu permukaan Hidrofobik yang menempel pada casein dan bagian hidrofilik yang bergabung dengan kandungan air pada susu sehingga dapat larut dalam susu.  Nah terdapatnya banyak ion H+ pada kondisi pH asam lah yang membuat Misel ini kehilangan kemampuan nya dalam mengengkapsulasi casein yang hidrofobik.</p>
<p>Jadi proses pengendapan ini bersifat alami dan tidak berbahaya sama sekali (kecuali kalo susunya meman basi).</p>
<p>Kemudian apa hubungannya casein dengan Yoghurt dan Keju (dan susu basi)?</p>
<p>Nah, hal yang sama terjadi pada yoghurt, bedanya kalo pada penambahan jeruk atau buah-buahan lain, yang menimbulkan asam (menurunkan pH) adalah asam sitrat atau propionat, kalau pada yoghurt sang pengasam adalah mostly asam laktat. Asam laktat ini adalah hasil metabolime sekunder dari golongan bakteri Lactobacillus yang memang sengaja diintroduksikan pada susu (starter). Keasaman yang ditimbulkan sudah lebih dari cukup untuk mengendapkan semua casein susu dan secara bersamaan menghasilkan citarasa asam pada susu (ada ga yah yoghurt yg ga asem).</p>
<p>hal hampir mirip terjadi pada susu basi, bedanya bakteri yang berperan lebih beraneka ragam karena tidak terkontrol (bukan starter). Bakteri2 ini pun mengeluarkan asam-asam yang mendenaturasi protein. Sebenarnya susu yang mengendap itu tidak berbahaya, tapi yang bahaya adalah zat-zat sampingan lain yang dihasilkan oleh bakteri-bakteri tak terkontrol itu, karena selain asam mereka biasanya mengeluarkan toksin-toksin yang bisa membuat kita mencret.</p>
<p>Sedangkan pada Keju ceritanya serupa tapi tak sama. Serupa karena sama-sama berasal dari pengendapan casein. Namun tak sama karena mekanismenya sedikit berbeda. Pada keju, denaturasi yang terjadi bukan menggunakan perubahan pH namun karena penambahan enzym protease (zat yang dapat memotong molekul protein) seperti rennet atau chymosin. Enzym ini meotong-motong ikatan peptida casein yang menyebabkan protein menjadi tak stabil dan akhirnya mengendap. Dengan penambahan proses selanjutnya, yang terlalu berat untuk dijelaskan, jadilah ia keju nikmat yang biasa kita santap.</p>
<p>Huff&#8230; selesai juga penjelasanku, susah memang menjelaskan hal teknis dengan cara sederhana, dan tampaknya aku gagal he3x&#8230; selamat pusing deh bacanya, soalnya yang nulis juga pusingg&#8230;.</p>
<p>C..U.. Kupi readers&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kupikani.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kupikani.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kupikani.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kupikani.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kupikani.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kupikani.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kupikani.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kupikani.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kupikani.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kupikani.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kupikani.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kupikani.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kupikani.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kupikani.wordpress.com/175/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=175&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assyaukani.com/2011/01/09/175/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2b13b432160de1935dd16b17b5a02a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assyaukani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kupikani.files.wordpress.com/2011/01/cucu.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Susu yang mengendap dicampur jeruk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengetuk Pintu Akhirat, Kecelakaan yang mengubah kehidupan</title>
		<link>http://assyaukani.com/2010/10/28/mengetuk-pintu-akhirat-kecelakaan-yang-mengubah-kehidupan/</link>
		<comments>http://assyaukani.com/2010/10/28/mengetuk-pintu-akhirat-kecelakaan-yang-mengubah-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2010 16:22:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>assyaukani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kupikani.wordpress.com/2010/10/28/mengetuk-pintu-akhirat-kecelakaan-yang-mengubah-kehidupan</guid>
		<description><![CDATA[&#160;&#160;&#160;&#160; &#160;&#160;&#160; 15 Tahun sudah, semenjak TK sampai SMA, orangtua menyekolahkanku di sekolah islam. Sudah tak terhitung banyak aku mengantuk mendengar apa itu Dzikrul Maut (Ingat mati) dan betapa dekatnya hal itu dengan kita. Namun baru kemarin kamis saya tau betapa dekatnya apa yang kusebut Kematian&#8230; &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- &#160;&#160;&#160; &#160;&#160;&#160; Awalnya tidak ada yang tak normal. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=91&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp; 15 Tahun sudah, semenjak TK sampai SMA, orangtua menyekolahkanku di sekolah islam. Sudah tak terhitung banyak aku mengantuk mendengar apa itu Dzikrul Maut (Ingat mati) dan betapa dekatnya hal itu dengan kita. Namun baru kemarin kamis saya tau betapa dekatnya apa yang kusebut Kematian&#8230;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp; <span class="insertedphoto"><a href="http://assyaukani.multiply.com/photos/hi-res/upload/ScwVYwoKCpgAAG7z8oU1"><img border="0" class="alignmiddleb" src="http://images.assyaukani.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/ScwVYwoKCpgAAG7z8oU1/uvs080817-001.jpg?et=6jSPqvn%2CrrQzfliGIJcUpA&amp;nmid=0" /></a></span><br />Awalnya tidak ada yang tak normal. Saat itu kami sekeluarga berencana menuju Tasikmalaya untuk berqurban dan membawa paket donasi untuk orang-orang jompo dan yatim piatu (hal yang memang secara rutin tiap tahun ayahku lakukan). Kebetulan, tidak seperti Id sebelumnya, kani bisa ikut karena tidak ada kegiatan di kampus atau asrama seperti tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp; Kita semua berangkat setelah shalat Id (saya salatnya di Bogor) dan melewati rute biasa via tol Cipularang. Posisinya ibu, ayah dan adik paling kecil (dede) duduk di jok depan. Sedangkan di jok tengah dari kiri ke kanan berturut-turut, paman, saya, kakak dan adik (yusuf) Awalnya semuanya seperti biasa saja, mobil Isuzu Panther Touring kami yang dikendarai ayah melaju dengan kecepatan 80-90 Km di Tol Cipularang yang kebetulan agak padat saat itu. Dan seperti biasa juga ayah menyupir dengan lincah salip sana salip sini. Jangan salah walau rambut telah beruban tapi masalah menyupir jiwa ayahku bagaikan kembali ke masa muda.</p>
<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp; Kemudian kejadian itu pun terjadi. Di awali dari niat menyalip mobil, ayahku mengambil bahu jalan tol. Namun saat melintas di bahu jalan,tiba2 suatu suara kras,&#8221;GRAKKK&#8221; mobil sprtinya menabrak sesuatu dan melindasnya. Entah kenapa tiba2 mobil seperti kehilangan kendali,oleng ke kiri lalu kemudian ke kanan dan masuk ke badan jalan (jalur cepat). Ketika masuk badan jalan dari arah kanan belakang tiba-tiba melesat bis dengan kecepatan tinggi, dan</p>
<div style="text-align:center;"><span style="font-size:180%;">..<span style="font-weight:bold;">BRAKKK</span>,<br /></span></div>
<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp; Mobil kami menghantam bis dengan keras,saat itu aku mulai pasrah sprtinya kakiku telah melewati pintu akhirat. Mobil kmudian terguling ke kiri (kopral), entah berapa kali, namun kurasakan dari benturannya sepertinya lebih dari dua kali jungkir balik.</p>
<p><span style="font-size:180%;"><span style="font-weight:bold;">..BUGGHH..BUGHH..BUGHH&#8230;</span></span><br /><span style="font-size:180%;"><span style="font-weight:bold;"><span style="font-weight:bold;"></span></span></span><span style="font-size:180%;"><span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;"><span style="font-size:small;">Sangat nyata kurasakan mobil terguling,</span><br /></span></span></span><span style="font-size:180%;"><span style="font-weight:bold;"><span style="font-weight:bold;">ASSYHADU ALAA ILAA HA ILALLAH</span></span></span><br /><span style="font-size:180%;"><span style="font-weight:bold;"><span style="font-weight:bold;"> </span></span></span><span style="font-size:180%;"><span style="font-weight:bold;"><span style="font-weight:bold;">ASSYHADU ALAA ILAA HA ILALLAH</span></span></span><span style="font-size:180%;"><br /><span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;"><span style="font-size:small;">Hanya kalimat itu yang terucap dari bibir ku saat itu bersamaan bumi yang seolah berputar dalam pandangan mata. Saat itu aku sangat takut dan pasrah. Demi Allah saya benar-benar takut, saya sadar ini adalah TOL!!, hanya menunggu waktu apakah mobil kami akan disambar mobil lain dengan kecepatan tinggi atau justru terguling masuk ke Jurang Tol Cipularang (bagi yang penah liat jurangnya, dijamin merinding). Satu, dua, tak kurang dari tiga kali mobil terguling, dan kemudian rasanya pandangan sesaat menjadi gelap&#8230;</p>
<p>Namun takdir Allah berkata lain, mataku pun terbuka, saat itu pun aku tersadar bahwa mobil telah berhenti berguling dalam posisi mobil tegak normal. Kulihat bangku depan ayah dan ibu terduduk diam tak bergerak. Kulihat ke kiri pamanku di samping terdiam kaku, TAPI KETIKA KULIHAT KE KANAN ..<br />AKu menyadari adikku telah tak ada di tempatnya, kumenerawang keluar pecahan jendela, ASTAGFIRULLAH, adikku Muhammad terlempar sekitar 5 meter dari mobil ke jalan Tol, terkapar dengan kepala bersimbah darah. Dalam hati aku berdoa, ya Allah aku belum sanggup bila kau mengambil nyawa adikku saat ini.</span></span></span></span><br /><span style="font-size:180%;"><span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;"><span style="font-size:small;"><br />Secara spontan saya keluar dari mobil menuju Muhammad (Saat itu sepertinya tubuhku tidak terasa sakit apapun), semakin kudekati, semakin takut hati ini, Namun semuanya hilang tatkala terdengar tangisannya.. &#8220;Alhamdulillah ya Allah di masih Hidup&#8221;. Langsung ku gotong dan kupeluk dia dan berusaha menenangkannya bersama darah yang mengalir di sekujur kepalanya.<br />Keadaan kemudian persis seperti apa yang kulihat di TV, manusia-manusia berhamburan untuk membantu mengeluarkan keluargaku dari mobil, petugas jalan menyetop laju mobil, dan beberapa orang mencoba mengamankan barang-barang kami mulai dari DOmpet, Kunci, sampai Alquran. Ibu dan Ayah&nbsp; dikeluarkan dari mobil dengan darah mengalir di kepala&nbsp; dan ditidurkan di aspal yang panas . Paman masih berada di Mobil karana sepertinya tulang punggungnya ada yang patah. Saya dan kakak (selaku 2 orang yang paling kecil cederanya) berusaha menenangkan Yusuf dan dede sambil memayungi ibu.</span><br /></span></span><span style="font-weight:bold;"><span style="font-weight:bold;"></span></span></span> Tak berapa lama tibalah ambulan, pertama ibu dinaikkan ke Ambulan, kemudian yusuf dan terakhir paman. Saya dan kakak berbagi tugas, kakak tetap di TKP menemani ayah (yang juga hanya luka ringan) dan saya ikut Ambulan. Di ambulan, saya duduk di depan memangku si dede yang kepalanya bocor dan terus mengeluarkan darah (walaupun anehnya dia tak merasa). Dan ketegangan kemudian berpindah tempat dari TKP ke Unit Gawat Darurat RS Efarina Etaham..</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Pikiranku kembali ke masa kini.. kecelakaan itu telah setahun berlalu tapi trauma tetap tersimpan, kini entah kenapa tiap kali melewati jalan tol khususnya ketika mobil di bahu jalan, rasanya jantung ini tidak tenang.</p>
<p>Sejak kecelakaan itu aku sudah tidak dapat kiriman dari orang tua ku karena keadaan ekonomi keluarga saat itu hancur, tapi justru kecelakaan ini adalah awal bisnis rozelt ku yang kemudian dapat menghidupiku untuk sehari-hari.
<div class="blogger-post-footer">Ini dari blog lho</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kupikani.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kupikani.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kupikani.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kupikani.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kupikani.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kupikani.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kupikani.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kupikani.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kupikani.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kupikani.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kupikani.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kupikani.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kupikani.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kupikani.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=91&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assyaukani.com/2010/10/28/mengetuk-pintu-akhirat-kecelakaan-yang-mengubah-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2b13b432160de1935dd16b17b5a02a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assyaukani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://images.assyaukani.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/ScwVYwoKCpgAAG7z8oU1/uvs080817-001.jpg?et=6jSPqvn%2CrrQzfliGIJcUpA&#38;nmid=0" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Dimarahin dekan, dimarahin wakil dekan, eh malah lolos, Weird..</title>
		<link>http://assyaukani.com/2010/10/28/dimarahin-dekan-dimarahin-wakil-dekan-eh-malah-lolos-weird/</link>
		<comments>http://assyaukani.com/2010/10/28/dimarahin-dekan-dimarahin-wakil-dekan-eh-malah-lolos-weird/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2010 15:58:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>assyaukani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kupikani.wordpress.com/2010/10/28/dimarahin-dekan-dimarahin-wakil-dekan-eh-malah-lolos-weird</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Hallo kani, saya Sam Herodian ni, saya dengar dari pak Rimbawan kamu mengundurkan diri dari seleksi Student summit ke tokyo? benar? kenapa?&#8221;&#8220;Oh iya pak, maaf, betul pak kemaren saya memutuskan untuk tidak ikut karena dari departemen ITP merekomendasikan anak 42 untuk maju, karena mereka yang akan ikut Mapres untuk tahun depan&#8221; &#8220;Wah kani kamu harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=90&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-style:italic;">&#8220;Hallo kani, saya Sam Herodian ni, saya dengar dari pak Rimbawan kamu mengundurkan diri dari seleksi Student summit ke tokyo? benar? kenapa?&#8221;</span><br /><span style="font-style:italic;"><br />&#8220;Oh iya pak, maaf, betul pak kemaren saya memutuskan untuk tidak ikut karena dari departemen ITP merekomendasikan anak 42 untuk maju, karena mereka yang akan ikut Mapres untuk tahun depan&#8221;</p>
<p>&#8220;Wah kani kamu harus tahu, KAMU SEKARANG ADALAH WAKIL DARI FAKULTAS BUKAN LAGI DEPARTEMEN KAMU, SAYA AKAN SANGAT KECEWA KALO KAMU MELEWATI KESEMPATAN INI, KAMU HARUS IKUT!!&#8221;</p>
<p>&#8220;Eh iya pak, iya..maaf pak&#8221;</p>
<p>&#8220;BAGUS, SAYA TIDAK MAU HAL SEPERTI INI TERJADI LAGI, assalamualaikum&#8221;</p>
<p>&#8220;waalaikum salam pak&#8221;<br /></span>Tiba2 saja jantungku berdegup kencang, waktu saat itu menunjukkan pukul 10.13, oh my god.. its impossible, i should make a presentation in just a half hour to compete with many outstanding students like Nur Hasanah, Galih, Dordia, Dita, Galih, Otank, Dodi dan sejenisnya!!. My brain start to calculate&#8230; hmm.. kalo bikin presentasi seminar aja aku harus semaleman ga tidur untuk latihan, dan itu pun mix language bahasa and english. Kalo ini should be presented in english, sementara aku ga ngerti tentang papernya, langsung keluar hasil kalkulasinya.. &#8220;You may succeed with 1 % probability&#8221;</p>
<p>Oh my god&#8230; its useless, dari berbagai sudut pandang pun aku sudah secara de facto ditetapkan bahwa aku tak akan lolos kalo harus maksain presentasi. Ancurr.. maakkk..</p>
<p><span style="font-style:italic;">&#8220;Hallo umam, ada di kosan ga?&#8221;</span><br /><span style="font-style:italic;">&#8220;oh ada kak</span>, <span style="font-style:italic;">kenapa?&#8221;<br />&#8220;Darurat mam, saya disuruh presentasi untuk Student Summit, dan sama sekali belum siapin presentasinya, boleh modif punya kamu ga?, nama kamu dan beqi akan tetep ada&#8221;<br />&#8220;oh iya boleh, ke kosan aja sekarang kak, aku lagi nyuci&#8221;<br />&#8220;Oke , thanks berat ya&#8221;</p>
<p><span style="font-style:italic;"><span style="font-style:italic;"><span style="font-style:italic;"></span></span></span></span>Singkat cerita aku datang ke kosan umam untuk memodif presentasinya, mentranslate secara radikal dan menambah aspek &#8220;apllication policy&#8221; dan &#8220;feasibility study&#8221; biar aku juga ikut berkontribusi ide. Dan yup.. ternyata perlu 45 menit untuk merubah nya, dan aku langsung ngacir, berlari kaya orang kesetanan.</p>
<p>When i came to ditmawa, its make me more hopeless.. the others contestant look very confidence and well prepared. In other hand, i&#8217;m try to manage my breath and swap my sweat. and i said to me &#8220;I&#8217;m Dead!!&#8221;</p>
<p>Ok, lets we jump to the end of this story, </p>
<p>Its about at 13.00<span style="font-style:italic;"><span style="font-style:italic;"><span style="font-style:italic;"><span style="font-style:italic;"></span></span></span>, </span>when otank, the second last contestant called my name<br />&#8220;Mas Kani, masuk&#8221;</p>
<p>Seperti biasa, strategi presentasiku dimulai, </p>
<p>1. <span style="font-style:italic;">&#8220;First Impression&#8221;</span>,kalo biasanya para dewan juri dibuat terdiam dengan animasi intro flash ku yang elegan (hasil editan dari internet sebenarnya), tapi kali ini aku memberi first impression yang lain. Tampilan pertama presentasiku kira2 seperti ini..</p>
<div style="text-align:center;">&#8220;The Development of Biodegradable Packaging Base on Cassava Plant and its Application Policy in Indonesia&#8221;</p>
<p>Written by :<br /><span style="font-weight:bold;">Khairul Umam</span><br style="font-weight:bold;" /><span style="font-weight:bold;">Moch. Subkhi</span><br style="font-weight:bold;" /><span style="font-weight:bold;">M. T. Assyaukani</span></p>
<div style="text-align:left;">sejenak, i see the judges are whispering, yes i understand that this paper is made not by single person and my name lie in tho bottom amont the others. Yes its true that even i can&nbsp; erase the name of Umam and SUbkhi, but my &#8220;principe&#8221; say that &#8220;it&#8217;s wrong, you should write down the others&#8221;</p>
<p>Dan aku berusaha menjelaskannya ke dewan juri&#8230; bahwa aku ga bisa membohongi diriku sendiri, tapi ekspresi mereka tetap tak menyenangkan hiks..&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <span style="font-weight:bold;">Blunder ke satu&#8230;</span></p>
<p>2. Strategi kedua adalah <span style="font-style:italic;">&#8220;Flow of Emotion&#8221;</span>, sebenarnya bagiku presentasi seharusnya&nbsp; aliran emosi bukan saja sekedar kata-kata yang menkuliahi. Oleh karena itu aku biasanya menyusun skenario presentasi. Dan untuk presentasi ini, nama nya sedikit berubah menjadi &#8220;FLow of embarracing&#8221;, alias malu2in.. bagaimana tidak.. ternyata beberapa slideku masih berbahasa indonesia, dan bahasa inggrisku kacau abizz.. aseli keliatan wong desonya. Terus hal ini diperparah dengan kenyataan bahwa, &#8220;i haven&#8217;t read the paper completely&#8221;, kacau bahkan diriku baru denger istilah &#8220;poly lactic acid&#8221;. duuhhh.. Blunder Kedua</div>
</div>
<p><span style="font-weight:bold;"><br /></span>3. Dan strategi terakhir, &#8220;Great Finishing&#8221;, kalo biasanya aku bikin apkah itu kutipan or kata-kata menyentuh or something else lah that can touch perasaan sang juri.&nbsp; Tapi apa yang terjadi kemaren adalah sebaliknya, &#8220;Dead Finishing&#8221;, itu kayanya lebih tepat coz ketika menuju slide terakhir tenyata slide yang muncul adalah slide Rosella, Lha?? karya tulis mapresku.. lho kok bisa?? ya bisa coz emang aku pake template rosella ku dan aku lupa menghapusnya di bgian khir slide.. memalukan&#8230; sesaat aku berpikir tuk naik ke lantai paling atas rektorat dan &#8230;?? (Astagfirullah)&#8230; <span style="font-weight:bold;">Blunder Ketiga</span></p>
<p>Yah sudahlah, its over, daripada dimarahin pak Sam lagi, mendingn presentasi biar kacau balau juga.. udah ah curhatnya.. bye (sory ga penting) .</p>
<p>(updated)<br />Eh ternyata keputusan nya dah keluar, dan aneh bin ajaib aku lolos, waks, Anehh.. ternyata katanya dewan juri terkesan dengan kemampuanku menjawab pertanyaan mereka yang walaupun simple dan tidak teoritis tapi kena ke intinya. Hmm apa iya ya.. ga tau ah, tapi ini bener2 aneh&#8230;tapi aku ke tokyo!</p>
<p>Apa!! Tokyo!!, Plok..Plok..Plok..ga mimpi ni,cubitin dong..!, i still not believe this..
<div class="blogger-post-footer">Ini dari blog lho</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kupikani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kupikani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kupikani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kupikani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kupikani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kupikani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kupikani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kupikani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kupikani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kupikani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kupikani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kupikani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kupikani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kupikani.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=90&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assyaukani.com/2010/10/28/dimarahin-dekan-dimarahin-wakil-dekan-eh-malah-lolos-weird/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2b13b432160de1935dd16b17b5a02a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assyaukani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PPSDMS, Integritas dan Peradaban yang akan dibangun</title>
		<link>http://assyaukani.com/2010/10/28/ppsdms-integritas-dan-peradaban-yang-akan-dibangun/</link>
		<comments>http://assyaukani.com/2010/10/28/ppsdms-integritas-dan-peradaban-yang-akan-dibangun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2010 15:56:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>assyaukani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesiaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kupikani.wordpress.com/2010/10/28/ppsdms-integritas-dan-peradaban-yang-akan-dibangun</guid>
		<description><![CDATA[Dalam Hati tertanam cintaRela korbankan jiwa ragaBagi kehormatan dan citaTegaknya kejayaan bangsaWalau jiwa gugur sebagai penebusTak akan goyahkan hatitlah bulat tekad untuk berbaktiMengemban misi bersih suciTanpa Harap balasan jasaHanya Ridha Allah semataPPSDMS berjuangDemi Indonesia Mulia(Hymne PPSDMS NF) Ngeri..!! itulah kesan akhirku seiring berakhirnya Pelatihan Kepemimpinan Nasional PPSDMS 3 yang juga sekaligus acara wisuda PPSDMS angkatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=89&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:center;"><span style="font-style:italic;">Dalam Hati tertanam cinta</span><br style="font-style:italic;" /><span style="font-style:italic;">Rela korbankan jiwa raga</span><br style="font-style:italic;" /><span style="font-style:italic;">Bagi kehormatan dan cita</span><br style="font-style:italic;" /><span style="font-style:italic;">Tegaknya kejayaan bangsa</span><br style="font-style:italic;" /><br style="font-style:italic;" /><span style="font-style:italic;">Walau jiwa gugur sebagai penebus</span><br style="font-style:italic;" /><span style="font-style:italic;">Tak akan goyahkan hati</span><br style="font-style:italic;" /><span style="font-style:italic;">tlah bulat tekad untuk berbakti</span><br style="font-style:italic;" /><span style="font-style:italic;">Mengemban misi bersih suci</span><br style="font-style:italic;" /><br style="font-style:italic;" /><span style="font-style:italic;">Tanpa Harap balasan jasa</span><br style="font-style:italic;" /><span style="font-style:italic;">Hanya Ridha Allah semata</span><br style="font-style:italic;" /><span style="font-style:italic;">PPSDMS berjuang</span><br style="font-style:italic;" /><span style="font-style:italic;">Demi Indonesia Mulia<br />(Hymne PPSDMS NF)</span></div>
<p>Ngeri..!! itulah kesan akhirku seiring berakhirnya Pelatihan Kepemimpinan Nasional PPSDMS 3 yang juga sekaligus acara wisuda PPSDMS angkatan 3 (termasuk diriku). Ngeri, karena takut.. takut karena betapa besar harapan para tokoh dan pendiri PPSDMS terhadap kami para alumni untuk membangun sebuah peradaban baru, &#8220;Ini adalah sebuah perjuangan membangun peradaban&#8221;, ujar Ust. Musholli direktur PPSDMS&#8230;</p>
<p>Ngeri..!! karena juga mengingat jutaan uang zakat..ya zakat, uang umat yang telah saya gunakan dua tahun ini untuk kehidupanku maka mulai detik ini akan menjadi tanggungan yang luar biasa besar, amanah yang teramat sangat tinggi akan harapan masa depan pada pundak diriku dan rekan-rekan semua. Terbayang berarti tiap kali aku melakukan dosa, maka tanggungan dosaku 2x lipat dari orang biasa karena aku memakan uang zakat&#8230; uang yang mungkin apabila tidak diberikan padaku maka mungkin bisa membuat satu atau dua keluarga bisa terselamatkan akibat kematian karena kelaparan.</p>
<p>Ngeri..!! karena sampai detik ini diri ini masih terlalu takut, takut apabila idealisme ini akan luntur ketika&nbsp; tanda tangan diriku&nbsp; dapat membuat sebuah proyek miliaran rupiah terwujud dan kemudian ada yang mau menawarkan , &#8220;Pak, mau 10%nya untuk meluluskan proyek ini?&#8221;. Takut ketika kondisi keluarga memaksa untuk berbuat tidak jujur, takut bila keserakahan mengisi tiap ligamen tubuh ini.</p>
<p>PPSDMS bukan beasiswa, PPSDMS adalah sebuah harapan, harapan terhadap bangsa ini. Bangsa umat muslim terbesar sedunia dengan berkah SDA yang luar biasa namun tergerogoti oleh insan yang korup, salah urus dengan birokrasi yang kolutif dan pragmatis, terbangun dengan sistem oligarki alih-alih meritokrasi. Indonesia adalah calon pemimpin dunia bila negara ini dipimpin dan dikendalikan dengan orang-orang berintegritas tinggi, mereka yang enggan menukarkan surga dengan lembaran cek miliaran rupiah, orang-orang yang enggan menggadaikan imannya demi sebuah rumah mewah. </p>
<p>Terlalu akut masalah bangsa ini sehingga sehebat apapun presidennya tak akan mampu mengubah wajah muram bangsa ini dengan cepat. Perlu langkah yang walau pelan tapi pasti dan terarah, salah satunya adalah menyiapkan generasi baru..generasi baru yang akan menggantikan mereka kelak, 20-30 tahun kemudian, generasi yang padanyalah kita bisa berharap mengembalikan kejayaan bangsa ini. Dan menunjukkan kepada dunia sebuah prototype negara muslim yang ideal.</p>
<p>Di tengah-tengah cita-cita itulah aku berdiri, seorang awam yang tidak istimewa sama sekali tergetar mendengar cita-cita itu. tergetar bukan hanya karena kagum bahwa di tengah-tengan era hedonis ini ada juga sekelompok orang yang memikirkan nasib bangsa 20-30 tahun ke depan, tapi tergetar karena di antara cita-cita itu tersemat nama seseorang yang amat saya kenal, </p>
<p><span style="font-weight:bold;">Muhammad Taufiqullah Assyaukani , alumni PPSDMS reg 5 Bogor..</span><br style="font-weight:bold;" /><br style="font-weight:bold;" />Apakah saya sanggup?bahkan untuk masuk PNS pun saya selalu takut untuk korupsi,&nbsp; bahkan dari sikap sering kekanak-kanakan, dari bicara tak tampak dewasa,mengerjakan QL dan tadarus saja saya masih belum dawam, bahkan untuk membicarakan problem umat saja saya masih jarang, ditambah&nbsp; mengenai kompetensi diri yang masih pas-pasan.. apakah bisa saya menjadi bagian dari cita-cita ini..<br /><br style="font-weight:bold;" /><span style="font-style:italic;font-weight:bold;">Kami tidak mengharap apapun dari manusia, tidak juga harta benda, popularitas atau sekedar ucapan terimakasih, </span><br style="font-weight:bold;" /><span style="font-style:italic;font-weight:bold;">Yang kami harapkan adalah<br />&nbsp;Terbentuknya Indonesia baru yang lebih baik dan bermartabat serta kebaikan dari Allah Pencipta Alam Semesta</span>
<div class="blogger-post-footer">Ini dari blog lho</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kupikani.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kupikani.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kupikani.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kupikani.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kupikani.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kupikani.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kupikani.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kupikani.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kupikani.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kupikani.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kupikani.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kupikani.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kupikani.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kupikani.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=89&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assyaukani.com/2010/10/28/ppsdms-integritas-dan-peradaban-yang-akan-dibangun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2b13b432160de1935dd16b17b5a02a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assyaukani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selalu ada kenangan di tanggal 17 Agustus</title>
		<link>http://assyaukani.com/2010/10/28/selalu-ada-kenangan-di-tanggal-17-agustus/</link>
		<comments>http://assyaukani.com/2010/10/28/selalu-ada-kenangan-di-tanggal-17-agustus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2010 15:51:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>assyaukani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kupikani.wordpress.com/2010/10/28/selalu-ada-kenangan-di-tanggal-17-agustus</guid>
		<description><![CDATA[(17 Agustus 2000, Pesantren Persis 76 Garut)&#160;&#160;&#160; &#160;&#160;&#160; Ini kali pertama saya mendapat hadiah ulang tahun, biasanya paling maksimal adalah dibuatkan nasi kuning oleh ibu, itu pun kalo ibu ingat kalo 17 agustus adalah hari ulang tahunku (maklum ga ada tradisi mengingat ultah di keluargaku). Ulang tahun ini aku mendapat sebuah kado yang agak besar, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=88&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight:bold;">(17 Agustus 2000, Pesantren Persis 76 Garut)</span><br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp; Ini kali pertama saya mendapat hadiah ulang tahun, biasanya paling maksimal adalah dibuatkan nasi kuning oleh ibu, itu pun kalo ibu ingat kalo 17 agustus adalah hari ulang tahunku <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  (maklum ga ada tradisi mengingat ultah di keluargaku). Ulang tahun ini aku mendapat sebuah kado yang agak besar, ketika dibuka terlihatlah sebuah kaos putih bermerk H&amp;R disertai sebuah surat ucapan ultah dari salah satu santriwati seangkatan berinisial AH dg disertai tulisan &#8220;kani koch-koch hota hai&#8221; yang sampe sekarang aku ga ngerti artinya padahal dah nonton fimnya. Entah dapat petir dari mana padahal ketemu aja sekali dua kali (maklum namanya juga pesantren) tapi dah dapet kaos mahal, ya Alhamdulillah. <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp; Tapi karena ada perasaan bersalah dan takut dimarahin ustadz gara2 dapet terima hadiah dari santriwati (soalnya pernah dimarahin juga), akhirnya dengan berat hati kadonya aku balikin melalui pembina asrama putri (abis malu ketemu langsung, secara dulu belum ada HP). Sehari dua hari kemudian terdengar kabar sang santriwati menangis&nbsp; sampe matanya bengkak (katanya sii..) akhirnya aku dipanggil oleh si ibu pembina asrama putri dan kadonya diserahkan kembali padaku dengan pesan..&#8221;Kani ini di ambil aja kadonya, dan anggap aja ini semata hadiah tanpa maksud apa2&#8243;, dengan senang hati kuambil lagi kadonya (emang lagi butuh kaos juga sih, emang kalo jodoh ga akan ke mana2 (aku sama kaosnya maksudnya)..oh iya kabar terakhir sang santriwati sudah menikah dan punya satu anak, wah..wah..</p>
<p><span style="font-weight:bold;">(17 Agustus 2001, SMU Insan Cendekia Serpong)</span><br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp; Ini tahun pertama aku ulang tahun dengan menggunakan seragam putih abu-abu, terlihat lebih dewasa dan terpelajar he3x&#8230; Sekolah mengadakan upacara (dan seperti biasanya capek dan membosankan), tapi tak kusangka di akhir upacara sekolah mengumumkan juara2 siswa berprestasi, dan (duh punten ya kalo agak narsis) diriku pun dipanggil kedepan, ..&#8221;Juara umum Kelas satu SMU diraih oleh Muhammad Taifiqullah Asisaukani&#8221; (nama saya tidak salah ketik, emang guruku suka susah nyebut namaku, ya sudahlah toh bukan beliau saja yang suka salah). Dan aku pun maju dengan masih menggunakan pakaian Paskibraka yang terlihat putih bersih dan bersahaja (maklum waktu itu aku jadi tim pengibar bendera)<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp; Kejutan tak hanya berhenti di situ, setelah selesai upacara entah kenapa beberapa rekan sekelas ku tiba2 memegang diriku secara bersamaan. &#8220;Woi apa-apaan ni..&#8221;, sekilas teringat bahwa di dekat asrama putra, persisnya depan kantin makan terdapat sebuah aliran sungai yang melewati sekolah. Warnanya coklat dan biasa menjadi pemandian para permasiuri kebo di sekitar sekolah (maklum sekolahnya emang di kampung). Dan mengingat itu dan disandingkan dengan fakta bahwa hari ulang tahunku hari ini maka hanya satu premis mayor yang kudapat..&#8221;LARI&#8230;&#8221;. Aku pun memutari sekolah padahal ga lagi dihukum, naik turun tangga hanya untuk menjauhi orang2 yang berniat buruk padaku he3x. Namun manusia juga ada batasnya, walaupun aku pernah menjadi pelari benteng terkenal di zaman SD dan sprinter kelas atas di pelajaran olahraga SMU ku tapi tetap saja kalo soal stamina aku&nbsp; ga kuat. Singkat cerita tertangkaplah aku, kaki dan tanganku dipegang 2 orang dan aku di angkut seperti Kambing guling yang di ikat di kayu dan siap untuk dipanggang. Setelah sampai di tepi kali dengan semena-mena mereka mengayun-ayunkan tubuhku sembari bilang..&#8221;Satu..Dua&#8230;TIGAAA&#8230;&#8221;, dan&#8230; &#8220;BYUUURRRR&#8230;&#8221;</p>
<p><span style="font-weight:bold;">(17 Agustus 2003, Lapangan Upacara SMU Insan Cendekia Serpong)<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp; </span>Ini adalah ulang tahun spesial bagiku karena ultah yang ke-17 (lho so what gitu lho..!), ini juga terakhir aku merayakan ulang tahun di SMU ku tercinta. Dan rutinitasnya selalu sama, mereka mengejar diriku, aku lari, tapi aku tetap tertangkap, dan aku dengan semena-mena diayun dan dilemparkan oleh mereka ke kali. Andaipun ada perbedaan maka hanyalah keadaan air kalinya yang sudah mulai menipis, mungkin hanya tinggal 5 cm dari dasar, sehingga lebih mirip genangan lumpur daripada kali. Cukup untuk membuatku menjadi &#8220;Swamp Things&#8221; dengan penderitaan yang berlipat ganda. <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp; Selain itu juga di tahun terakhir ini aku memenuhi obsesiku untuk bisa mentraktir teman-teman seangkatan dengan sebotol teh sosro tiap orang DAN mengumumkan di speaker masjid , &#8220;ASSALAMUALAIKUM WR WB, PENGUMUMAN BAGI ANGKATAN MALTAVISTA SILAKAN MENGAMBIL SEBOTOL TEH BOTOL GRATIS DI KOPINMA KARENA ADA SALAH SATU TEMAN KITA YANG HARI INI BERULANG TAHUN&#8221;, (sebuah tradisi di SMU). Padahal duitnya aku dapet dari susah payah upah ngecat kursi dan meja TK/TPA ibuku (yah namanya juga obsesi).<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp; Yang tidak kalah terkenang juga pada tahun ini aku senang dan sedih, senang karena leas tanggung jawab sebagai ketua asrama putra dan yang lebih spesial karena dapet baju bagus dari salah satu teman putri SMU yang ehm.. cantik (duh malu) tapi sedih karena menyakiti seorang wanita dan disakiti seorang wanita&#8230; (lho kok bisa!!?), begini ceritanya&#8230; (ga ah malu, masih rahasia kapan kapan aja diceritain).</p>
<p><span style="font-weight:bold;">(17 Agustus 2008, Lapangan Rektorat Institut Pertanian Bogor)<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp; </span>Sebenarnya belum terjadi sih, baru besok, ga pa2 lah toh bisa diedit..he3x<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp; Empat tahun sudah aku ulang tahun tanpa mencicipi &#8220;kehangatan&#8221; air dan lumpur kali<span style="font-weight:bold;"> </span>cukup membuatku kangen dengannya (jangan-jangan aku kena sindrom &#8220;Cinta dilempar ke kali<span style="font-weight:bold;">&#8220;).&nbsp; </span>Dan sudah tiga tahun aku tidak menghadiri upacara 17 agustusan, dan rencana emang ga mau ikut lagi, tapi karena di telpon Rektorat untuk ikut ya aku ikutlah.<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp; Jam setengah tujuh pagi aku sudah berdiri rapih di lapangan mengenakan almamater biru tua dengan logo gebukan kasur di sebelah kirinya sembari membayangkan di mana ya kali terdekat (bener ni kayanya &#8220;river addicted&#8221; toloong..). Dan upacara pun berjalan lambat dan membosankan (seperti biasanya), sampai akhirnya waktu pengemuman prestasi-prestasi mahasiswa. &#8220;Muhammad Taufiqullah Assyaukani, Juara 1 Mahasiswa Berprestasi tingkat Fakultas Teknologi Pertanian&#8221;&#8230;. &#8220;Muhammad Taufiqullah Assyaukani, Juara 1 setara emas penyaji poster terbaik Pimnas XXI Semarang&#8221;&#8230;, akhirnya setelah 4 tahun diriku dipanggil juga ketika upacara he3x (punten lagi kalo narsis). Senangnya, bukan sekedar senang karena maju ke depan, tapi senang karena hadiahnya pas Rp. 750.000, sangat pas untuk bayar SPP yang deadline autodebetnya pas esok hari (maklum dah ga dapet dari orang tua). Bener2 berkah luar biasa padahal seminggu terakhir ini yang ada di kepalaku hanya satu, gimana caranya bayar SPP, karena boro2 tuk SPP tuk bulanan aja harus banting tulang dan nyalain kompor (masak rosela maksudnya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> &#8230;<br />&nbsp;<span style="font-weight:bold;"> &nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;  <br /></span><span style="font-weight:bold;">(17 Agustus 20xx, Di suatu tempat)<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp; </span>Seorang assyaukani telah berada di suatu kondisi ketika tanda tangannya mampu meloloskan proyek senilai triliyunan rupiah, kemudian ada seorang pengusaha yang datang dan menyodorkan uang 1 miliar di hadapan, &#8220;Pak terimakasih ya kalau mau membantu perusahaan kami memenangkan tender ini, ini sekedarnya saja&#8221;, kemudian dengan keras saya mengembalikan dan menjawabnya, &#8220;Pak, ambil kembali uang ini, taka kan&nbsp; kubiarkan dalam tubuh istri dan anak-anakku mengalir darah haram korupsi hina yang menghancurkan bangsa&#8221;, dan dihadapannya pun langsung kucoret nama perusahaan nya dari peserta tender proyek. dan kutandai, perusahaan tercela..&nbsp; (semoga Allah tetap menjaga integritasku sampai kapanpun jua..amiin).
<div class="blogger-post-footer">Ini dari blog lho</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kupikani.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kupikani.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kupikani.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kupikani.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kupikani.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kupikani.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kupikani.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kupikani.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kupikani.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kupikani.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kupikani.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kupikani.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kupikani.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kupikani.wordpress.com/88/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assyaukani.com&#038;blog=18966952&#038;post=88&#038;subd=kupikani&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assyaukani.com/2010/10/28/selalu-ada-kenangan-di-tanggal-17-agustus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7d2b13b432160de1935dd16b17b5a02a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assyaukani</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
